Situs resmi Puri Agung Dharma Giri Utama

Durga Dewi 1 - Trisakti Cetak Email
Ditulis oleh Jero Mangku Pasek Mukti Murwo Kuncoro   
Idha Bhatari Durga adalah perwujudan dewi kasih sayang yang melindungi alam semesta. Idha Bhatari Durga adalah perpaduan Siwa-Parwati, akan tetapi lebih condong menonjolkan sifat keibuannya atau kewanitaanya yang diperlihatkan, karena hanya ibu yang dapat memberikan kasih sayang kepada seluruh alam semesta ini.

Peran ibu di dalam kehidupan sehari-sehari sangatlah penting karena dalam tatanan kehidupan keluarga dan dalam kehidupan manusia, ibu adalah segala-galanya. Karena sosok wanita adalah sedemikian mulianya dalam tatanan manusia dan juga alam Dewa sehingga Shakti daripada para Dewa adalah istri dari para Dewa itu sendiri.

Sebagai contoh:
  1. Sakti dari pada Dewa Brahma adalah Dewi Saraswati
  2. Sakti dari pada Dewa Wisnu adalah Dewi Laksmi
  3. Sakti dari pada Dewa Siwa adalah Dewi Parwati/Dewi Uma
Sakti-sakti para Dewa itu di atas disebut dengan Tri Sakti. Mengapa harus istri-istri para Dewa disebut sakti karena sakti yang paling tinggi atau yang paling mulia di alam semesta ini adalah kasih sayang. Karena kasih sayanglah alam semesta ini dapat terjaga dari kemurkaan dan ego dari energi-energi negatif alam semesta. Ketiga Dewi atau Sakti dari tiga Dewa atau Trimurti disebut Trisakti atau Gayatri Dewi, karena Sakti atau ketiga Dewi adalah yang memegang dan menguasai ketiga alam semesta, yaitu; Bhur, Bhuwah, Swah.

Penguasaan alam:

  • Bhur, dikuasai oleh Dewi Parwati yang disimbolkan sebagai Dewi yang menguasai budaya dan kesenian.
  • Bwah, dikuasai oleh Dewi Laksmi yang disimbolkan sebagai Dewi yang menguasai hal-hal yang berhubungan dengan kesuburan.
  • Swah, dikuasai oleh Dewi Saraswati yang disimbolkan sebagai Dewi yang menguasai hal-hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
Peran Gayatri Dewi dalam kehidupan manusia dan alam semesta ini sangatlah penting oleh karena itu para Dewi ini harus sangat dihormati dan disembah karena para Dewi inilah yang menyeimbangkan alam semesta.

Akan tetapi, khususnya di Bali kata ‘sakti’ diidentikan dengan yang berbau mistik atau mejik atau seseorang yang mempunyai kemampuan mistik disebut sebagai ‘sakti’. Padahal dalam sastra dan kitab sutra mengatakan, sakti adalah ilmu pengetahuan yang paling tinggi dan sakti yang paling tinggi dan yang paling mulia adalah kasih sayang. Maka pada hakikatnya, kita sebagai manusia agar bisa memberikan kasih sayang kepada umat manusia lainnya dan juga alam semesta ini agar mendapat kedamaian dan ketentraman di bumi. Kita sebagai umat manusia hendaklah bisa berpikir positip selalu karena dari berpikir positip, kita, manusia, bisa memberikan kasih sayang kepada seluruh alam semesta ini. Pencerahan ini adalah sangatlah penting untuk umat, karena sesungguhnya Idha Bhatari Durga Dewi adalah yangg melindungi kita dari kematian dan kehancuran.

Perwujudan Idha Bhatari Durga adalah kesempurnaan perwujudan kasih sayang karena dari perwujudan Gayatri Dewi atau perpaduan ketiga Dewi (Sakti). Perwujudan Idha Bhatari Durga adalah yang paling sempurna, karena mempunyai kewenangan melindungi marcapada dari segala marabahaya dan kematian. Idha Bhatari Durga slahsatunya diwujudkan sebagai Dewi yang sangat cantik bernama Dewi Bertangan Seribu serta duduk di atas Singa. Di Bali, perwujudan tersebut dikenal dengan sebutan Dewi Durga Nawa Ratri, yaitu kemenangan dharma melawan adharma, yang dalam tatanan hari suci sering disebut dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Pada hari raya tersebut Dewi Durga Nawa Ratri sedang memenangkan dharma atau kebaikan dari sifat adharma atau kejahatan yang terjadi di alam semesta ini. Dan tepat di Hari Raya Kuningan adalah hari kebahagian untuk alam semesta karena Idha Bhatari Durga Dewi sedang turun ke bumi untuk melindungi para umatnya yang berbakti kepada Beliau serta menganugrahkan kasih sayang kepada seluruh alam mercapada dan isinya.

Idha Bhatari Durga disebut juga sebagai Candi, dari sinilah pada mulanya timbul istilah Candi (Candikagrha) untuk menamai bangunan suci sebagai tempat memuja para Dewa dan roh yang dianggap suci. Serta, peran Idha Bhatari Durga dalam menyelamatkan dunia dari ambang kehancuran baik moral dan perilaku disebut dengan KALIMOSADA (kali-Maha-Husada) yang artinya Dewi Durga adalah obat yang paling mujarab dalam Zaman kekacuan moral, pikiran dan perilaku. Misi Beliau turun ke bumi disebut KALIKA DHARMA.

Dewi Durga dalam ajaran Tantra adalah Ibu kebajikan, dipuja tidak saja oleh para Dewa tetapi juga Iblis dan Setan. Sedangkan pada kisah Ramayana, juga diceritakan bahwa Rama memuja Dewi Durga untuk dapat membunuh Rahwana. Kemudian dalam kisah besar Mahabrata, Kresna memuja Dewi Durga untuk dapat mengalahkan Kurawa. Sedangkan Dewa Wisnu sendiri memuja Dewi Durga sebagai Yoga Maya-nya Wisnu. Dewi Durga juga dipercaya sebagai Mahamaya, akar sebab dan bentuk dunia, serta dalam Durga Saptathi, Durga memiliki 108 nama yang diyakini sebagai Ibu Pencipta.

bersambung... Durga Dewi 2 - Moksha
 

Pengurus

Sample image I Gusti Agung Yudisthira
Pinisepuh/ Penasehat
Sample image Jero Mangku Pasek Mukti Murwo Kuncoro
Mangku Adat
Sample image I Gusti Putu Badung Mardika
Bupati Dalem
Sample image Eka Kurniawati
Dharma Ayu

Sample image Putu Erick Indrawan
Numbak Poleng

Hubungi kami

Alamat: Jl. Tegal Harum No 7 Biaung
Denpasar Timur- Bali 80237
Tel: +62 361 8868909, 081999064691
Email:info@dharmagiriutama.org
Web: www.dharmagiriutama.org
Posisi anda  : Home Artikel Kisah Leluhur (Ida Bhatara) Durga Dewi 1 - Trisakti